Home > Mikrotik, Proxy > Static routing mikrotik no proxy external (tested !!!)

Static routing mikrotik no proxy external (tested !!!)

Konsep routing ini digunakan untuk memisahkan alamat-alamat IP Address tertentu dari sebuah jaringan untuk diarahkan menuju gateway tertentu, tentunya akan ada dua atau lebih. Dalam kali ini misal ada ISP A dan ISP B. Langkah  ini berbeda dengan prinsip Load Balancing yang menggunakan semua gateway yang ada untuk mendownload/mengunduh sebuah file, jika file tersebut mempunya mirror server.

Contoh kasus :

Misalkan saja para  manajer akan menggunakan ISP A dan untuk seluruh staff menggunakan ISP B

Topologinya seperti gambar dibawah berikut :

static routing mikrotik

Dalam proses kali ini hanya akan digunakan sebuah Router Mikrotik dan pada tutorial kali ini tidak menggunakan Proxy External (untuk yang menggunakan Proxy External akan dibahas lain kali nanti ^^)

Keterangan : (semua IP diatur sesuai dengan kondisi di lapangan, semua pengalamatan IP disini adalah hanya hasil rekayasa belaka ^^)

IP manager : 192.168.0.100 – 0.115

IP staff         : 192.168.0.150 – o.165

IP speedy : 189.246.127.90

IP (gateway)ISP : 203.89.30.1

Langkah-langkahnya :

1. Buat address list dari IP managers dan IP staff, sbb :

/ ip firewall address-list
add list=IP manager address=192.168.0.100/24 comment=”” disabled=no

add list=IP manager address=192.168.0.101/24 comment=”” disabled=no

ulangi sampe ip ke 0.115

add list=IP staff=192.168.0.150/24 comment=”” disabled=no

add list=IP staff=192.168.0.151/24 comment=”” disabled=no

ulangi sampe ip ke 0.165

2. Buat mangle untuk address list yang telah dibuat

add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=”to ISP” \
passthrough=no src-address-list=IP manager comment=”Routing to ISP” \
disabled=yes
add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=”to Speedy” \
passthrough=no src-address-list=IP staff comment=”Routing to Speedy” \
disabled=yes

3. Atur routing dari tiap mangle yang telah dibuat

add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=203.89.30.1 check-gateway=ping distance=1 \
scope=255 target-scope=10 routing-mark=main comment=”” disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=203.89.30.1check-gateway=ping distance=1 \
scope=255 target-scope=10 routing-mark=to ISP comment=”” disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/21 gateway=189.246.127.90 distance=1 scope=255 \
target-scope=10 routing-mark=to Speedy comment=”” disabled=no

(nb : perhatikan routing !!, harus ada 3 routing disini)

4. Test routing dari IP address manager dan staff (pake tracert)

5. Sukses dan ga sukses comment di post ini yak^^

Static routing ini dapat diterapkan lebih dari 2-unlimited connection…

  1. kat
    14 2011,Sep at 3:29

    itu mangle “disable=yes” emang bener gtu ya bos?

    • dedisetiaji
      15 2011,Sep at 7:49

      maaf gan…salah ketik..^^ makasih reviewnya

  2. 13 2011,Oct at 1:55

    bro… kalau biar IP tertentu tidak terjebak proxy internal alias membuat IP sakti yang full akses dari web2 yg kita blokir tu gimana ya?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: